Jumat, 20 September 2013

I'm Trapped [Part 1]

Tittle : I'm Trapped
Author : Im Ki Seul [Kiki]
Genre : Find by yourself^^v
Main Cast : - Eunhyuk as Hyukjae 
- Donghae as Donghae, 
- Hyo Ra (fiction/readers) 

[Ini bukan FF pertama yang kubuat. Tapi FF pertama yang aku publish. Tidak dapat diganggu gugat bahwa this FF is mine, segala ide murni milikku. Dan Eunhyuk , Donghae dan segala cast pula milik author !! *evil smirk* . Don't copast without full credit. Warning ! Typo bertebaran >.<

.....
Aku sangat mencintaimu wahai wanitaku.
-Hyukjae-

Aku mencintaimu, tapi aku juga tak bisa berhenti memikirkannya
-Hyo Ra-

Aku mencintai kamu yang mencintainya. Aku tahu ini salah, namun aku tak bisa menahan perasaanku.
-Donghae- 

 ......
#Hyora point of view
Semilir angin menerpa tubuhku. Tak terkecuali namja yang ada di depanku ini. Matanya yang sedang tertutup menikmati terpaan lembutnya angin yang menyapu wajah rupawannya membuat bibirku tertarik ke samping. Yaa, aku sedang tersenyum melihat ekspresi damainya, seakan tidak ada beban yang terpendam pada benaknya kini. Tapi jauh dari itu, aku mengetahui segala beban yang ada padanya, dan aku sudah seperti diary yang setiap harinya ia tuliskan padaku.
“Di rooftop ini, aku bisa melepas segala beban yang kurasa. Ahh~” helanya membuang nafas panjang dan tetap munutup matanya.
Dan sekali lagi bibirku tertarik lebih mengembang mendengarnya.
Melihatnya tenang seperti ini juga membuat suasana hatiku menjadi lebih baik. Seperti es yang mencairkanku ketika hawa panas melanda.
Ia membuka mata indahnya. God ~!! Mata itu, aku selalu terpukau ketika menatapku seperti itu.
“Kau kenapa ?” tanyanya melihatku yang hanya terdiam terpana melihat sosoknya.
“Anni,” tuturku singkat dan tetap tersenyum ke arahnya. Ia membalasnya, menatapku lebih indah.
“Kau tak ada latihan nanti  ?” sambungku.
“Umm ~ Aku masih ingin bersamamu.” Terangnya yang membuat bibirku tertarik kembali.
“Kaa~ Aku tak ingin menghambat aktivitasmu..”
“Anniya, aku masih memiliki satu jam sebelum latihan.”
“yobseyo?” jawabku mengangkat telepon.
“Ne, ,,,.. ne… Ne… ” tutupku.
“Nugu ? Hyukjae ? Ahh ~ Dia selalu mengganggu kita. Kapan kau akan memutuskannya dan menjadi milikku ? Haha … ”  celetuknya.
“Yakk , Lee Donghae ~ Jadi kau menginginkan kami putus setelah kau menyatukan kami ? Ahh ~ Kau ini …” cibirku.
“Haha … Aku tak serius. Kaa ~ Kau ada janji kan dengannya ? Ahh ~ aku juga akan latihan setelah kau pergi.” Ucapnya berdiri meregangkan badannya.
“Anni, aku hanya ingin bertemu sebentar dengannya.”
“Jangan terlalu lama, kami akan membutuhkannya nanti saat latihan.”
“Haha .. Akan aku culik Hyukjae agar kalian tak dapat latihan.” Tuturku tanpa pikir  panjang.
“Yakk ! Aku akan menculikmu sekarang.”
Kami hanya dapat tertawa dan kemudian masuk ke dalam gedung kembali. Donghae mengantarku ke depan untuk menemui Hyuk.
“Yaakk ~ Kau bersamanya lagi, Hyo Ra~” teriak Hyuk mendapati kami berjalan beriringan.
“Yakk, Hyukjae ! Kau berisiki sekali.” Teriak Donghae tak kalah keras.
Mereka saling menatap tajam satu sama lain dan kemudian berpelukan. -,-
Selalu seperti ini, mereka benar benar seperti saudara kandung yang selalu bertengkar mesra(?) satu sama lain. Mereka saling melempar tawa yang membuatku ikut tertawa.
“Setengah jam lagi kita latihan. Jangan terlalu lama menghabiskan waktu kalian.” Donghae menepuk bahu Hyuk dan mengelus pelan rambutku, lalu pergi.

#Donghae POV
Aku menatap mereka dari lantai 2, tempat kami latihan. Hyo Ra dan Hyukjae yang sedang bercengkrama di taman gedung SM ini.
“Hyo Ra~ Melihatmu bahagia itu sudah membuatku bahagia walau kau bersamanya, Hyukjae, sahabatku, anni, bahkan ia sudah kuanggap saudaraku sendiri.” Batinku dan tersenyum.
Hyo Ra melihat keberadaanku tanpa sengaja, ia tersenyum dan melambaikan tangannya padaku. Aku membalasnya dan Hyukjae juga melambaikan tangannya padaku dan tetap tersenyum. Aku masuk ke dalam ruang latihan.

#Hyukjae POV
Aku selalu bahagia ketika melihatnya tertawa lepas seperti ini. Tapi aku tahu, ia memilki hati yang lembut, yang kurasa, bukan hanya aku saja yang bisa membuatnya sebahagia seperti ini.  Tiba tiba ia menangkap penglihatannya ke atas dan senyum mengembang begitu saja di wajah cantiknya. Aku tersenyum ketika ia tersenyum lebar seperti ini, dan kemudian kutengok objek yang menjadi alasan ia tersenyum manis.
Donghae~
Yaa, aku tak akan terkejut kalau itu dia. Itu sudah menjadi makanan setiap hariku. Ia selalu tersenyum lebar ke arahnya.
Hyo Ra memang dekat dengan Donghae, dan sebagai namjachingunya, aku mengetahuinya walau Hyo Ra sendiri tak pernah menceritakan apapun tentang ia dan Donghae. Seperti saudara, Donghae sudah kuanggap seperti itu, aku juga sangat menyayangi Donghae. Bagaimana tidak, kami tumbuh dewasa bersama selama lebih dari 7 tahun di agensi ini. Selain lahir di tahun yang sama, aku dan Donghae saling melengkapi satu sama lain. Dia orang yang kusayang setelah keluargaku dan yeojaku ini.
“Hyukjae ~” aku menoleh ke arah yeojachinguku ini ketika ia memanggilku.
“Mwoya, chagi ?” jawabku tersenyum.
“Umm ~ Anniya, beberapa menit lagi kau akan latihan. Kau tak akan bersiap siap ?”
“Masih ada beberapa menit lagi. Aku ingin lebih lama bersamamu.”
“Haha ~ Kita masih punya waktu setelah kau latihan. Kaaa ~”
“Yakk ! Kau mengusirku ?” sergahku.
“Anni, aku hanya tak ingin membuat yang lain menunggumu karenaku.” Ucapnya mencium salah satu pipiku.
“Yakk ! Kau mengusirku dengan cara ini. Kau…” ucapku tergantung ketika ia mencium pipiku yang lain. Ia melakukannya dengan lama dan perlakuannya ini membuatku tunduk atas  perintahnya.
“Hwaiting, chagi “ semangatnya cepat setelahnya. Aku hanya terdiam dan menatapnya beberapa saat.
“Yakk !! Kau akan terlambat~” tuturnya dan menarikku berdiri.
“Jangkkaman” tahanku.
Aku berdiri, memposisikan badanku menghadapnya. Kupeluk badan mungilnya dan ia hanya diam.
“Gumawo.. Aku akan menghubungimu lagi setelah latihan selesai. Saranghae…” bisikku di depan telinganya.
“Nado ~” Hyo Ra membalas pelukanku dan ia segera melepasnya. Ia menepuk pipi kiriku 2x , sudah menjadi kebiasaan kami sebelum berpisah. Dan ia segera keluar gedung SM ini sambil melambaikan tangan.

#Hyo Ra POV
Hah ~ Aku sedikit tidak percaya pada diriku sendiri, bagaimana bisa aku menciumnya lebih dulu. Hah ~ Aku sangat malu ~
“Hah ~ tapi aku senang bertemu lagi denganmu, Hyukjae ~~” batinku. Bertemu dengan Hyukjae setiap harinya, sepertinya aku tidak bisa menghilangkan kebiasaan ini. Sudah seperti candu yang harus aku penuhi setiap harinya walau hanya sebentar dan juga ia seperti nafas untukku. Mata almond, gummy smile, dan kehangatannya yang selalu aku rindukan.
Bertemu dengannya, semakin membuat perasaanku lebih dan lebih nyata.

“Hei kau !” teriak seseorang, kuedarkan pandanganku ke arah samping, namun tak kunjung kutemukan sosoknya.

“Hei, berhenti di sana !” teriaknya sekali lagi yang  membuat aku mengurungkan niatku untuk tetap keluar gedung agensi ini. 

[TBC]
---
kekekeke ^^