Tittle : I'm Trapped
Author : Im Ki
Seul [Kiki]
Genre : Find by
yourself^^v
Main Cast : - Eunhyuk as Hyukjae
- Donghae as Donghae,
- Hyo Ra (fiction/readers)
[Ini bukan FF pertama yang kubuat. Tapi FF pertama yang aku publish. Tidak dapat diganggu gugat bahwa this FF is mine, segala ide murni milikku. Dan Eunhyuk , Donghae dan segala cast pula milik author !! *evil smirk* . Don't copast without full credit. Warning ! Typo bertebaran >.<]
.....
Aku sangat mencintaimu wahai wanitaku.
-Hyukjae-
Aku mencintaimu, tapi aku juga tak bisa
berhenti memikirkannya
-Hyo Ra-
Aku mencintai kamu yang mencintainya. Aku
tahu ini salah, namun aku tak bisa menahan perasaanku.
-Donghae-
......
#Hyora point of
view
Semilir angin
menerpa tubuhku. Tak terkecuali namja yang ada di depanku ini. Matanya yang
sedang tertutup menikmati terpaan lembutnya angin yang menyapu wajah rupawannya
membuat bibirku tertarik ke samping. Yaa, aku sedang tersenyum melihat ekspresi
damainya, seakan tidak ada beban yang terpendam pada benaknya kini. Tapi jauh
dari itu, aku mengetahui segala beban yang ada padanya, dan aku sudah seperti diary
yang setiap harinya ia tuliskan padaku.
“Di rooftop ini, aku bisa melepas segala beban yang kurasa. Ahh~” helanya membuang nafas panjang dan tetap munutup matanya.
“Di rooftop ini, aku bisa melepas segala beban yang kurasa. Ahh~” helanya membuang nafas panjang dan tetap munutup matanya.
Dan sekali lagi
bibirku tertarik lebih mengembang mendengarnya.
Melihatnya tenang
seperti ini juga membuat suasana hatiku menjadi lebih baik. Seperti es yang
mencairkanku ketika hawa panas melanda.
Ia membuka mata
indahnya. God ~!! Mata itu, aku selalu terpukau ketika menatapku seperti itu.
“Kau kenapa ?”
tanyanya melihatku yang hanya terdiam terpana melihat sosoknya.
“Anni,” tuturku
singkat dan tetap tersenyum ke arahnya. Ia membalasnya, menatapku lebih indah.
“Kau tak ada
latihan nanti ?” sambungku.
“Umm ~ Aku masih
ingin bersamamu.” Terangnya yang membuat bibirku tertarik kembali.
“Kaa~ Aku tak
ingin menghambat aktivitasmu..”
“Anniya, aku masih
memiliki satu jam sebelum latihan.”
“yobseyo?” jawabku
mengangkat telepon.
“Ne, ,,,.. ne… Ne…
” tutupku.
“Nugu ? Hyukjae ?
Ahh ~ Dia selalu mengganggu kita. Kapan kau akan memutuskannya dan menjadi
milikku ? Haha … ” celetuknya.
“Yakk , Lee
Donghae ~ Jadi kau menginginkan kami putus setelah kau menyatukan kami ? Ahh ~
Kau ini …” cibirku.
“Haha … Aku tak serius. Kaa ~ Kau ada janji kan dengannya ? Ahh ~ aku juga akan latihan setelah kau pergi.” Ucapnya berdiri meregangkan badannya.
“Haha … Aku tak serius. Kaa ~ Kau ada janji kan dengannya ? Ahh ~ aku juga akan latihan setelah kau pergi.” Ucapnya berdiri meregangkan badannya.
“Anni, aku hanya
ingin bertemu sebentar dengannya.”
“Jangan terlalu
lama, kami akan membutuhkannya nanti saat latihan.”
“Haha .. Akan aku
culik Hyukjae agar kalian tak dapat latihan.” Tuturku tanpa pikir panjang.
“Yakk ! Aku akan
menculikmu sekarang.”
Kami hanya dapat
tertawa dan kemudian masuk ke dalam gedung kembali. Donghae mengantarku
ke depan untuk menemui Hyuk.
“Yaakk ~ Kau
bersamanya lagi, Hyo Ra~” teriak Hyuk mendapati kami berjalan beriringan.
“Yakk, Hyukjae !
Kau berisiki sekali.” Teriak Donghae tak kalah keras.
Mereka saling
menatap tajam satu sama lain dan kemudian berpelukan. -,-
Selalu seperti ini, mereka benar benar seperti saudara kandung yang selalu bertengkar mesra(?) satu sama lain. Mereka saling melempar tawa yang membuatku ikut tertawa.
Selalu seperti ini, mereka benar benar seperti saudara kandung yang selalu bertengkar mesra(?) satu sama lain. Mereka saling melempar tawa yang membuatku ikut tertawa.
“Setengah jam lagi
kita latihan. Jangan terlalu lama menghabiskan waktu kalian.” Donghae menepuk
bahu Hyuk dan mengelus pelan rambutku, lalu pergi.
#Donghae POV
Aku menatap mereka
dari lantai 2, tempat kami latihan. Hyo Ra dan Hyukjae yang sedang bercengkrama
di taman gedung SM ini.
“Hyo Ra~ Melihatmu bahagia itu sudah membuatku bahagia walau kau bersamanya, Hyukjae, sahabatku, anni, bahkan ia sudah kuanggap saudaraku sendiri.” Batinku dan tersenyum.
“Hyo Ra~ Melihatmu bahagia itu sudah membuatku bahagia walau kau bersamanya, Hyukjae, sahabatku, anni, bahkan ia sudah kuanggap saudaraku sendiri.” Batinku dan tersenyum.
Hyo Ra melihat
keberadaanku tanpa sengaja, ia tersenyum dan melambaikan tangannya padaku. Aku
membalasnya dan Hyukjae juga melambaikan tangannya padaku dan tetap tersenyum. Aku
masuk ke dalam ruang latihan.
#Hyukjae POV
Aku selalu bahagia
ketika melihatnya tertawa lepas seperti ini. Tapi aku tahu, ia memilki hati
yang lembut, yang kurasa, bukan hanya aku saja yang bisa membuatnya sebahagia
seperti ini. Tiba tiba ia menangkap
penglihatannya ke atas dan senyum mengembang begitu saja di wajah cantiknya.
Aku tersenyum ketika ia tersenyum lebar seperti ini, dan kemudian kutengok objek
yang menjadi alasan ia tersenyum manis.
Donghae~
Yaa, aku tak akan
terkejut kalau itu dia. Itu sudah menjadi makanan setiap hariku. Ia selalu
tersenyum lebar ke arahnya.
Hyo Ra memang
dekat dengan Donghae, dan sebagai namjachingunya, aku mengetahuinya walau Hyo
Ra sendiri tak pernah menceritakan apapun tentang ia dan Donghae. Seperti
saudara, Donghae sudah kuanggap seperti itu, aku juga sangat menyayangi
Donghae. Bagaimana tidak, kami tumbuh dewasa bersama selama lebih dari 7 tahun
di agensi ini. Selain lahir di tahun yang sama, aku dan Donghae saling
melengkapi satu sama lain. Dia orang yang kusayang setelah keluargaku dan yeojaku
ini.
“Hyukjae ~” aku
menoleh ke arah yeojachinguku ini ketika ia memanggilku.
“Mwoya, chagi ?” jawabku tersenyum.
“Umm ~ Anniya, beberapa
menit lagi kau akan latihan. Kau tak akan bersiap siap ?”
“Masih ada
beberapa menit lagi. Aku ingin lebih lama bersamamu.”
“Haha ~ Kita masih
punya waktu setelah kau latihan. Kaaa ~”
“Yakk ! Kau
mengusirku ?” sergahku.
“Anni, aku hanya
tak ingin membuat yang lain menunggumu karenaku.” Ucapnya mencium salah satu
pipiku.
“Yakk ! Kau
mengusirku dengan cara ini. Kau…” ucapku tergantung ketika ia mencium pipiku yang lain. Ia melakukannya dengan lama dan perlakuannya ini membuatku tunduk atas perintahnya.
“Hwaiting, chagi “
semangatnya cepat setelahnya. Aku hanya terdiam dan menatapnya
beberapa saat.
“Yakk !! Kau akan
terlambat~” tuturnya dan menarikku berdiri.
“Jangkkaman”
tahanku.
Aku berdiri,
memposisikan badanku menghadapnya. Kupeluk badan mungilnya dan ia hanya diam.
“Gumawo.. Aku akan
menghubungimu lagi setelah latihan selesai. Saranghae…” bisikku di depan
telinganya.
“Nado ~” Hyo Ra
membalas pelukanku dan ia segera melepasnya. Ia menepuk pipi kiriku 2x , sudah
menjadi kebiasaan kami sebelum berpisah. Dan ia segera keluar gedung SM ini
sambil melambaikan tangan.
#Hyo Ra POV
Hah ~ Aku sedikit
tidak percaya pada diriku sendiri, bagaimana bisa aku menciumnya lebih dulu. Hah ~ Aku sangat malu ~
“Hah ~ tapi aku senang bertemu lagi denganmu, Hyukjae ~~” batinku. Bertemu dengan Hyukjae setiap harinya, sepertinya aku tidak bisa menghilangkan kebiasaan ini. Sudah seperti candu yang harus aku penuhi setiap harinya walau hanya sebentar dan juga ia seperti nafas untukku. Mata almond, gummy smile, dan kehangatannya yang selalu aku rindukan.
“Hah ~ tapi aku senang bertemu lagi denganmu, Hyukjae ~~” batinku. Bertemu dengan Hyukjae setiap harinya, sepertinya aku tidak bisa menghilangkan kebiasaan ini. Sudah seperti candu yang harus aku penuhi setiap harinya walau hanya sebentar dan juga ia seperti nafas untukku. Mata almond, gummy smile, dan kehangatannya yang selalu aku rindukan.
Bertemu dengannya,
semakin membuat perasaanku lebih dan lebih nyata.
“Hei kau !” teriak
seseorang, kuedarkan pandanganku ke arah samping, namun tak kunjung kutemukan
sosoknya.
“Hei, berhenti di
sana !” teriaknya sekali lagi yang
membuat aku mengurungkan niatku untuk tetap keluar gedung agensi ini.
[TBC]
---
---
kekekeke ^^
.jpg)